NTT-SIKKA. Pembangunan jembatan gantung Garuda Perintis di Dusun Blawuk, Desa Watuomok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka terus menunjukkan perkembangan. Progres pekerjaan kini memasuki tahap krusial, yakni pengecoran struktur cakar ayam sebagai fondasi utama penopang jembatan, Minggu(26/04/2026).
Di tengah keterbatasan medan, semangat kebersamaan justru menjadi kekuatan utama. Personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pengecoran dengan penuh dedikasi. Sejak pagi hari, aktivitas gotong royong tampak hidup, mencerminkan tekad bersama untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
Kehadiran TNI di lokasi tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga menjadi motor penggerak semangat kebersamaan masyarakat. Sinergi ini memperlihatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah dengan akses terbatas.
Komandan Kodim 1603/Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membuka akses, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Talibura,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. “Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun daerah,” tambahnya.
Jembatan gantung Garuda Perintis nantinya akan menjadi penghubung vital antarwilayah, mempermudah aktivitas masyarakat, serta meningkatkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan semua pihak, pembangunan ini optimis dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
(PENDIM 1603/SIKKA)